Bagaimana jika asuransi pailit ?

T : Apa polis saya masih berlaku jika perusahaan asuransi saya pailit atau ditutup ?

J : Semua kontrak akan tetap berlaku sesuai kontrak pertama dengan asuransi yang ditutup dan akan diteruskan oleh perusahaan asuransi yang mengakuisisi perusahaan asuransi yang tidak beroperasi lagi.

Amankah Asuransi

T : Aman tidak menaruh uang di asuransi ? Bagaimana kalau asuransi dipailitkan atau ditutup ?

J : Saat ini berinvestasi di asuransi sangat aman. Setiap perusahaan asuransi diwajibkan memiliki cadangan dana sebesar minimal 120% dari risiko. Istilahnya RBC dalam asuransi atau CAR dalam perbankan. Dan hanya lembaga keuangan yang berhak mempailitkan perusahaan asuransi. Bilamana perusahaan asuransi tersebut tutup atau pailit, dapat dipastikan perusahaan asuransi tersebut akan dibeli oleh perusahaan asuransi yang lebih besar. Cth : IngInsurance dibeli Manulife, Allstate dibeli oleh Prudential, SewuNewYorkLife menjadi Sequis.

Krisis Amerika vs UnitLink Indonesia

Banyak pertanyaan yang diajukan kepada saya berkaitan dengan krisis keuangan di Amerika. “Bagaimana nasibnya dengan asuransi saya ?” . Beberapa jawaban saya berikan :

  1. Tidak perlu khawatir adalah jawaban pertama. Jika perusahaan asuransi tempat anda mengambil polis bangkrut, maka asuransi yang lebih kuat pasti akan mengakuisisi polis anda. Polis anda tetap berjalan seperti kontrak awal hanya masalah pengadmistrasian akan dilakukan oleh operator yang baru.
  2. Nilai unitlink anda menurun. Ya benar, tapi jika anda belum ada rencana pengambilan dana, dan anda menabung secara bulanan maka ini adalah waktu yang baik untuk anda. Anda membeli di saat harga unitlink rendah. Namun sayang sekali jika saat ini anda memutuskan untuk menjual karena harganya sedang rendah.
  3. Bila bisa, lakukanlah top-up. Top-up dilakukan jika anda memiliki sleeping money untuk 3-5 tahun ke depan.

Bancassurance

Apa jadinya kalau yang menjual asuransi bukan lagi agent, tetapi bank ?

Bancassurance jawabannya. Sinergi dari sebuah bank dan perusahaan asuransi, seperti pabrik dan jaringan distribusinya. Bank sebagai reseller perusahaan asuransi.

Ditinjau dari segi bisnis bank dan asuransi, keduanya menciptakan sinergi yang positif.

  1. Data calon nasabah sudah tersedia pada bank yang bersangkutan, hanya membutuhkan indoor sales untuk memfollow upnya
  2. Jaringan dari bank tersebut yang sudah tersebar, dan biasanya bank tersebut sudah terkenal, sehingga asuransi ikut ‘nebeng’ nama bank tersebut.
  3. Bank akan mendapatkan komisi dari perusahaan asuransi tersebut walau tidak sebesar komisi agent.
  4. Melengkapi dan memberikan nilai tambah pada produk yang sudah ada, dengan adanya tambahan asuransi
  5. Produk yang customize disesuaikan dengan market bank sebagai retailnya.

Ini Plus Minus Asuransi Tradisional

Berbeda dengan Asuransi UnitLink, dimana kita bisa mengetahui kemana perusahaan asuransi menanamkan investasinya, bahkan kita boleh melakukan alokasi aset premi yang kita setorkan seperti ke deposito, obligasi, pasar uang ataupun pasar saham.

Pada Asuransi Tradisional, transparansi alokasi investasi perusahaan asuransi sangat kurang. Nasabah hanya dijanjikan tingkat pengembalian sesuai di kontrak ditambah bonus yang tidak pasti jumlahnya.

Kelebihan dari Asuransi Tradisional dibandingkan dengan UnitLink ialah dari faktor risiko tingkat pengembalian. Pada Asuransi Tradisional, nasabah dijamin tingkat pengembalian tertentu sesuai kontrak polis di awal.

Kekurangannya ialah, tingkat pengembalian yang dijanjikan tidak sebesar dalam UnitLink. Sehingga biasanya ada istilah ‘uang yang kita setorkan tidak kembali’